Bidadari-Bidadari Surga
Keterangan Bibliografi
| Penerbit | : Republika Penerbit |
| Pengarang | : Tere Liye |
| Pengarang 2 | : |
| Kontributor | : - |
| Kota terbit | : Jakarta |
| Tahun terbit | : 2017 |
| ISBN | : 9790000000000 |
| Subyek | : Cerita Indonesia |
| Klasifikasi | : 813 Ter b |
| Bahasa | : Bahasa Indonesia |
| Edisi | : Cet. 26 |
| Halaman | : viii |
| Status fiksi | : Buku Fiksi |
| Lokasi | : Rak Novel |
Jenis Koleksi Pustaka
Novel
Abstraksi
Bidadari-Bidadari Surga bercerita tentang pengorbanan seorang kakak (Laisa) untuk adik-adiknya (Dalimunte, Ikanuri, Wibisana dan Yashinta) di Lembah Lahambay agar adik-adiknya dapat melanjutkan pendidikan mereka, meski ia harus bekerja di terik matahari setiap hari, mengolah gula aren setiap jam 4 pagi serta dimalam hari menganyam rotan, meski pada dasarnya keempat adik-adiknya tersebut berasal dari darah yang berbeda dengan dirinya.
Satu sisi Laisa digambarkan sebagai kakak yang galak dan tegas, mengejar-ngejar adiknya yang bolos sekolah dengan rotan dan ranting kayu. Di sisi lain, kontradiktif dengan fisiknya yang gempal, gendut, berkulit hitam, wajah yang tidak proporsional ditambah dengan rambut gimbal serta ukuran tubuhnya yang tidak normal, lebih pendek, Laisa sesungguhnya tipe kakak yang mendukung adik-adiknya, rela mengorbankan diri untuk keselamatan ‘dua anak nakal’ Ikanuri dan Wibisana dari siluman Gunung Kendeng, serta mati-matian mencari obat bagi kesembuhan adiknya Yashinta yang diserang demam panas hingga kejang pada suatu malam.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 3843/B/2019.c1 | Ya |